Gelombang kekerasan memuncak ketika kota Sampit praktis lumpuh total. Pembakaran rumah-rumah warga Madura terjadi di mana-mana. Keadaan semakin mencekam dengan munculnya tradisi kuno berburu kepala (mengayau) yang kembali dipraktikkan selama perang suku ini berlangsung.
Note: Exact numbers are debated due to bodies thrown into rivers, unreported killings, and government undercounting. perang dayak dan madura